..
(aku lupa awal cerita..)
dan bujang yang tuan pecat itu..
ternyata berniat mencuri hak atasku..
dia bersumpah untuk memilikiku..
tanpa mencintaiku..
hanya karena dendamnya.. padamu..
padaku..
dia tertempeleng kecemburuan..
duh, harusnya tuan mencintai dia lebih dari aku..
dia menemani tuan jauh dari yang dahulu..
dia melayani tuan tanpa bertanya apapun..
sampai tuan jatuh cinta padaku..
patungmu sendiri..
(apakah tuan narciss?)
tuan manjakan aku dengan bedinde-bedinde lugu..
tuan serahkuasakan semua milik padaku..
(toh, aku tahu.. aku tak miliki semua sepenuhnya, bukan? buktinya guruh berani membentakku!)
dan dia?
memang tak salah kebencian itu..
memang salah perananku..
aku yang lahir..
hanya jadi bagian dari rencana..
rencanamu.. rencananya..
hanya piala dalam pertikaian kalian..
(aku muak menjilati seringai tuan!)
mungkin tuan memang tidak pernah mencintaiku..
(kini, bolehkah aku mencintai bujang yang sudah tak lagi jadi milik tuan?)
(Jakarta 2005: Jejas #3)
Friday, May 19, 2006
MURTAD
Posted by
MAWAR RAMBAT
at
6:30 PM
Subscribe to:
Comment Feed (RSS)
|