'telah aku temukan lelaki sejati..' ujarku..
lalu kau menjawab dengan dengung lebah..
'mungkin konsep kesejatian kita beda' ucapku lagi..
lalu kau menawar harga racun nan berbisa..
'andai kamu tahu, itu adalah kamu..
andai kamu izinkan dirimu berkenalan dengan diriku..
lalu berjabat tangan..
sambil menyebut nama..
dan sama-sama terperangah: ternyata kita dari rahim yang sama..
andai kamu tahu, itu hanya kamu..
yang kubiarkan bercahaya..
dalam tubuhku..'
lalu kau menutup pintu sembunyi terjal berbatu..
dan tetap tidak tahu..
bahwa aku perempuan..
(Surabaya 2006, dalam rengkuhan malam kota kelahiran: catatan hati usai bergelut dengan lakon dan topeng..)
Thursday, July 27, 2006
AKU perempuan
Posted by
MAWAR RAMBAT
at
9:17 PM
Subscribe to:
Comment Feed (RSS)
|