Friday, July 07, 2006

BIARKAN..

maka..

biarkan panggung itu..
membuka..

biarkan rasa itu..
menelanjang..

biarkan luka itu..
menganga..

biarkan cahaya itu.
menggemintang..

biarkan tabuh itu..
menggenderang..

biarkan..
biarkan saja..

karena seorang kelana..
hanya akan jadi kelana..
saat ia memiliki..
tempat untuk pulang..

maka..

biarkan..
aku miliki alasan..
untuk kembali..
padamu.

(jakarta 2006, setidaknya sampai masa yang ini usai..)