Tuesday, April 25, 2006

Notulensi Kafe: ANTING PUSAR

�Uh, seumur-umur aku paling males gaul sama orang-orang BTL itu!�
�ada apa sih? Duduk juga belum semenit udah ngomel.�
�tau nih. Gap budaya kali.�
�masalah kantor barumu, ya? Kemarin bilangnya mau bawa serombongan cowo-cowo batak keren ke sini. Hehehe...�
�batal, demi pola pikir yang masih ketinggalan entah dimana�
�Tenanglah, tarik nafas dulu. Mau pesan apa? Jangan whiskey cola ya, nanti kau nyerocos terus. Aku males bawa 100 orang di mobil�
�beneran deh, na. Tadinya aku seneng banget dapat kerjaan yang ini. Aku pikir disini akan ketemu banyak orang batak. Well, aku tahu dasar pertimbanganku rada aneh. Hanya karena di kantor ini banyak orang batak. Tapi, emang gitu. Kau tau sendiri kan aku jarang hang-out sama orang-orang batak selepas kuliah. Aku mau kembali ke habitatku sendiri. Sambil kerja, sambil ketemu abangabang itu, pulang kerja jalan-jalan. Clubbing kek, fitnes kek, apa ajalah�
�lalu, mereka engga mau ke sini?�
�engga jadi aku ajak, tau engga gara-gara apa?
�engga, yakin deh aku engga tau. Kau mau minum apa aja aku ga tahu. Ditungguin nih� Hehehe�
�apa ajalah. Bete guwe!�
�Cappucino shake 2. minta french fries juga ya. Itu aja..�
�tau ga? Rokokku ini aja jadi masalah sama mereka. Bilangnya, kau kayak bukan boru batak aja. Gimana aku engga kesal. Urusanku lah ini. Kok, mereka mau ngurusin urusan yang bukan urusan mereka�
�tadi itu aku pamerkan anting pusarku sama kak A, ituloh sekretaris. Trus dy malah tereak2 tengok dulu si Ami, sudah beranting pusarnya�
�Aduh, kok bisa rese gitu?
�ga taulah. Padahal sebelumnya aku mau traktir dy fitnes di pondok indah. Soalnya di semarga sama ompung boruku. Jadi kupikir kayak keluarga lah. Ga taunya malah dia yang ampun-ampun resenya?
Asal tau aja. Tadi itu aku sibuk diceramahin sam kakak itu plus 3 orang cowo batak yang biasa temani aku makan siang. Ituloh yang bilang aku engga kayak cewe batak gara-gara merokok. Belum lagi penampilanku dikritik. Kayak baru pulang dari new yorklah. Padahal bajuku cukup sopan. Kau lihat sendirikan, rok ku ga mini. Hanya karena sepatu boot ku ini, tali pinggang besarku dan mantelku. Coba deh, apa ada yang aneh? Kalo emang aneh, dari waktu kantorku yang dulu harusnya sudah dapat kritik kan. Hanya karena aku memang tampil beda aja�
�memang yang berbeda itu harus agak siap dibeginikan�
�saking kesalnya, aku telpon di G. dia suruh aku tanya, mereka lahir and besar dimana? Katanya beda jauh loh antara batak rantau sama yang masih fresh dari sana. Apalagi yang sdh smp jakarta. Tempat rantaupun bisa ngaruh. Beda-beda.�
�lalu�
�ternyata mereka semua BTL!�
�well, ada hal2 tertentu yang mereka bawa yang sebenarnya engga sesuai lagi sama orang-orang batak kyk kita. Malah engga cocok lagi kalo sampai nekad diterapkan di kota jakarta ini.�
�tapi kau jangan negatif thinking dulu. Bisa jadi maksud mereka baik, bisa juga benar ada unsur late kayak si Grace bilang. Apapun itu, itu kan lingkunganmu saat ini.�
�asal kau ingat, kamu sendiri �diserbu 4 oang. Bayangkan kalo keempat oang itu yang ada disini bersama oang-orang jakarta lainnya. Apa engga malah kasihan? Pola pikir yang rada ketinggalan seperti itu disanding sama pola pikir yang global. Admit it, di jakarta sebenarnya sudah ga ada lagi yang namanya benar2 batak, atau yang lainnya. Kita semua sudah saling mengasimilasi. Sudah rancu kalau dibilang seseorang datang dari suatu tempat hanya mempelajari hal-hal luarnya saja. Seperti abangmu yang ganteng itu. Orang-orang bilang dia dari jawa hanya karena sikapnya yang kalem. Bedanya, kalau kita yang di jakarta ini tdk aneh lagi. Wajar kl salah menilai hal-hal kyk gini krn memang asimilasi itu jg ada sm kita. Spt kamu jg, manado banget! Apakah itu sebuah hinaan atau celaan? Engga, sama sekali. Karena asimilasi itu tadi. Tapi beda halnya kl yang menemukan �keanehan2� ini belum byk berasimilasi apalagi yang Cuma hidup di situ-situ aja tanpa pernah masuk ke komunitas2 lain. Orang kyk km ini jadi aneh, jdi topik pembahasan. Buat kamu, dan aku, ini engga penting. So what gitu loh, tapi buat mereka? Wah, kyk infotainment. Jadilah kamu artis kantor. Pusat perhatian.. hehehe...�
�sebenarnya yang kamu hadapi hanyalah benturan pola hidup aja. Kamu engga aneh buat ukuran orang barat jakarta. Perbedaan itu yang buat jadi aneh. Beradaptasilah�
�aku terksan sombong engga sih?�
�well, engga juga. Tapi kalo kamu merasa dirimu lebih baik atau tinggi derajatnya ketimbang mereka, ya sombong itu. Ga bolehlah. Kamu kesal karena km ngerasa mere mengurusi hal-hal yang bukan urusan mereka sebenarnya. Tapi coba kamu lakukan hal yang sama dengan mereka, lihat responnya.. dari situ kamu bisa lihat sebenarnya apa sih niat mereka?�


ESOKNYA..
Girls, i dont give a damn care on them.. i am what i am.. i am ME!!